Inframe

Atalia Monitor Langsung Imunisasi Difteri di Garut

beritain.id – Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil memonitor langsung imunisasi difteri pada anak di SDIT Miftahul Huda Garut, Rabu (1/3/2023).

Saat tiba di lokasi, Atalia mengedukasi ibu-ibu yang hadir terkait pentingnya pemberian imunisasi difteri. Atalia mengapresiasi kolaborasi Dinkes Jabar dan Dinkes Garut yang bergerak cepat merespons kejadian luar biasa difteri di Garut.

“Ketika saya mendengar kolaborasi ini, sungguh luar biasa antara Dinkes Jabar dan Dinkes Garut bersama dengan stakeholders langsung bergerak cepat ketika kasus ini (difteri) muncul,” ujar Atalia Praratya.

Menurutnya, dengan kekompakan seperti ini, pencegahan penularan difteri bisa diminimalkan. Hal itu terbukti, ketika Pemda Provinsi Jabar bersama seluruh stakeholders di Jabar bahu membahu dalam melawan pandemi COVID-19.

“Hari ini saya bersyukur, karena menunjukkan kolaborasi kompak kita semua. Karena semua ikut membantu, membentuk kolaborasi terbaik yang bisa kita berikan untuk kesehatan masyarakat,” imbuhnya.

Laman: 1 2

Atalia Praratya Berharap Perempuan Indonesia Miliki Daya Tahan Kuat untuk Keluarga

beritain.id –  Ketua Umum Sekoper Cinta Atalia Praratya Ridwan Kamil berharap program Sekoper Cinta bisa menciptakan perempuan yang mempunyai daya tahan kuat baik untuk keluarga maupun ekonomi.

“Ketika kita memiliki komitmen yang sama terkait pemberdayaan perempuan merupakan hal yang penting untuk kita bergerak karena perempuan yang hebat akan melahirkan generasi masa depan yang hebat,” kata Atalia saat menjadi narasumber dalam forum yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jabar di Grand Sunshine Hotel, Kabupaten Bandung, Senin (27/2/2023).

Dalam forum bertema “Mewujudkan Pemerintahan yang Agile Melalui Pembangunan, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana” itu Atalia membawakan materi berjudul “Peranan Sekoper Cinta dalam Mewujudkan Perempuan Jabar yang Berdaya, Bahagia, dan Juara”.

Laman: 1 2

Hari Valentine, RS UKM Berikan Kasih Sayang Berupa Donor Darah

beritain.id – Memperingati hari kasih sayang (valentine day) Rumah Sakit Unggul Karsa Medika (RS UKM) Kabupaten Bandung, menggelar donor darah.

Direktur Utama RS UKM dr. Theresia Monica Rahardjo mengatakan, kegiatan yang menggandeng PMI Kabupaten Bandung ini merupakan wujud nyata dari kepedulian RS UKM kepada sesama.

“Sesuai dengan prinsip RS UKM berbagi kasih melalui berbagi darah. Karena banyak sekali orang-orang yang membutuhkan darah, dan bisa diselamatkan dengan transfusi darah,”jelas dr. Monica kepada wartawan di Soreang Kabupaten Bandung, Selasa, (14/2/2023).

Dikatakan dr. Monica, antusias pendonor darah cukup tinggi. Terbukti dari target 50 pendonor, pada kegiatan donor darah yang rutin dilakukan RS UKM ini, melebihi target.

Laman: 1 2

Diteksi Dini Penyakit Kanker dan Cara Pencegahannya

Beritain.id – Direktur Utama Rumah Sakit Unggul Karsa Medika (RS UKM) dr. Theresia Monica Rahardjo menyatakan, promosi kesehatan dan diteksi dini, sangat penting untuk pencegahan kanker. Menurutnya, dari 22.000 kasus kematian akibat kanker di Indonesia, 43 persennya dapat diatasi.

“Promkes (promosi kesehatan) dan diteksi dini itu menjadi penting, karena kematian akibat kanker di Indonesia 43 persennya dapat diatasi bila promkes dan diteksi dininya baik,”ucap dr. Monica Selasa, (31/1/2023).

Dikatakannya juga, jenis kanker yang kasusnya cukup tinggi di Indonesia saat ini adalah kanker payudara. Kanker payudara bukan saja menyerang kaum perempuan, namun kaum pria pun dapat terkena penyakit ini.

“Ingat, kanker payudara ini tidak hanya mengenai wanita. Memang yang tersering adalah wanita, tetapi bisa mengenai pri walaupun presentasinya kecil sekali,”jelas dia.

Monica yang juga pakar kesehatan ini membeberkan gejala-gejala kanker payudara yang perlu diwaspadai, yakni stadium satu menuju stadium dua ditemukan adanya benjolan disekitar payudara.

Pada stadium awal benjolan tersebut bisa berpindah-pindah/bergerak. Dengan   bertambahnya stadium menurut dr. Monica, maka benjolan tersebut tidak bergerak atau lebih keras. Pada stadium tiga dan empat dikatakan dr. Monica, kulit disekitar payudara itu mulai mengeras seperti kulit jeruk.

Laman: 1 2

RS Unggul Karsa Medika (RS UKM) mendapat penghargaan terbaik ke dua dari BPJS Kesehatan Cabang Soreng Kabupaten Bandung

beritain.id – Rumah Sakit Unggul Karsa Medika (RS UKM) Kabupaten Bandung mendapat penghargaan terbaik ke dua dari BPJS Kesehatan Cabang Soreang Kabupaten Bandung, atas kepatuhan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) tahun 2022.

Penghargaan itu merupakan apresiasi BPJS kepada fasilitas kesehatan (Faskes) yang dinilai optimal dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS.

Sertifikat penghargaan diterima langsung oleh Direktur Utama RS UKM dr. Theresia Monica Rahardjo, disela penandatangan perpanjangan kerjasama rumah sakit yang ada di Kabupaten Bandung dengan BPJS Cabang Soreang, Kamis (19/1/2023).

Direktur Utama RS UKM Kabupaten Bandung dr. Theresia Monica Rahardjo mengatakan, penghargaan tersebut merupakan apresiasi dari BPJS Cabang Soreang Kabupaten Bandung.

Dengan penghargaan tersebut, RS UKM dikatakan dr. Monica, bertekad untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap peserta atau pasien JKN – KIS (BPJS Kesehatan), serta menjadikan RS UKM yang terbaik.

“Dan tentunya terbaik ke dua ini kita ada tugas dan tanggung jawab. Yang pertama kita mempertahankan, yang kedua meningkatkan. Tentunya kita ingin menjadi yang terbaik pertama,”ucap Monica.

Meski demikian, untuk mempertahankan kredibilitas terbaik ke dua, menurut Monica merupakan tugas yang harus dilaksanakan dan terwujud.

Laman: 1 2

Berikut ini beberapa saran dari Dr. Monica UKM Hospital untuk menjaga pertahanan tubuh Anda sepanjang musim hujan

beritain.id  – Kondisi cuaca saat ini yang kurang bersahabat dengan intensitas hujan yang cukup tinggi dan angin kencang, perlu diwaspadai, terutama bagi kesehatan tubuh.

Meningkatkan imun dan kekebalan tubuh, dapat terhindar dari berbagai macam penyakit yang kerap menyerang pada musim penghujan, salah satunya pilek dan batuk.

Direktur Utama Rumah Sakit Unggul Karsa Medika (UKM) Bandung dr. Theresia  Monica Rahardjo mengatakan, untuk menjaga kekebalan tubuh, perlu asupan makanan yang cukup bergizi. Bukan hanya itu, istirahat dan tidur yang cukup pun diperlukan untuk menjaga imunitas tubuh.

“Ingat malam tahun baru jangan melek sampai pagi, besoknya tumbang.  Makan vitamin, tapi jangan berlebihan. Bisa multivitamin yang ada vitamin B, C. Mengingat saat ini cuaca hujan dengan angin yang tidak enak,”ungkap dr. Monica Sabtu, (31/12/2022).

Laman: 1 2

Larangan Obat sirup,RS UKM ganti dengan puyer dan infus

beritain.id – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tengah melarangan pemberian obat sirup bagi pasien anak membuat rumah sakit di Bandung harus mencari cara dalam memberi obat kepada pasien.

Salah satunya RS Unggul Karsa Medika (UKM, dengan larangan pemberian obat sirup kepada anak membuat rumah sakit di Kutawaringin, Kabupaten Bandung tersebut harus memberikan asupan obat melalui infus dan puyer.

Dirut RS UKM Dokter Theresia Monica Rahardjo mengatakan, pihaknya tidak lagi memberikan obat dalam jenis sirup kepada pasien anak.
“Pemberian obat kepada pasien anak, dilakukan dengan infus atau puyer,” ujar Theresia, Senin 24 Oktober 2022.
Pasien yang menjalani rawat inap, dilakukan pemberian obat dalam bentuk infus, sementara pasien rawat jalan diberi obat dalam bentuk puyer.
Secara umum, pemberian obat kepada pasien tidak menjadi masalah, namun proses peracikan membutuhkan waktu yang lebih lama.

Dokmo sapaan akrab Dokter Theresia Monica menjelaskan, puyer yang diberikan kepada pasien anak, merupakan racikan dari tablet yang ditumbuk.

Laman: 1 2

Kasus COVID-19 Meroket, Rupiah Lesu di Penutupan

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (3/2/2022).

Dikutip dari Bloomberg, rupiah melemah 21 poin ke level Rp14.377 per dolar AS sore ini. Pada penutupan sebelumnya, rupiah berada di level Rp14.356 per dolar.

1. Penyebab rupiah melemah

Kasus COVID-19 Meroket, Rupiah Lesu di PenutupanIlustrasi Dollar dan Rupiah (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Direktur PT. TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan rupiah melemah sore ini karena dipengaruhi sejumlah sentimen. Salah satunya yakni putusan kebijakan bank sentral AS The Federal Reserve.

Ibrahim menyebut terjadi penurunan di angka pekerjaan sektor swasta AS pada Januari karena peningkatan infeksi COVID-19. Namun, data tidak mungkin mencegah Federal Reserve menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan 15-16 Maret.

“Namun laporan tersebut telah meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga yang besar sebesar setengah poin persentase,” katanya.

2. Sentimen dalam negeri

Kasus COVID-19 Meroket, Rupiah Lesu di PenutupanIlustrasi Dollar dan Rupiah (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Dari dalam negeri, Ibrahim mengatakan bahwa kasus COVID-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan. Kemarin, berdasarkan catatan Satuan Tugas Penanganan COVID-19, ada tambahan 17.895 kasus baru. Tambahan kasus per kemarin, Rabu (2/2/2022) jauh lebih tinggi dibandingkan pada Selasa (1/2/2022) yang tercatat 16.021.

“Dengan demikian, total kasus konfirmasi mencapai 4.387.286,” kata Ibrahim.

“Eskalasi peningkatan kasus tak lepas dari sebaran varian Omicron yang kian meluas. Sejak varian yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan itu ditemukan dan menyebar ke sejumlah negara, terjadi peningkatan kasus secara masif,” tambahnya.

Laman: 1 2

5 Tips Buat Anak Kosan Kalau Lagi Bosan Delivery Food

Terkadang memang ada kalanya sebagai anak kos kita bosan harus delivery food terus-terusan. Pingin ada menu yang lain yang bisa dikonsumsi, cepat, dan yang sehat juga sih. Kamu pernah merasakannya?

Nah, IDN Times punya solusi nih buat kamu anak kosan. Apa saja itu? Cek di bawah sampai habis, ya!

1. Stok frozen food di kos

5 Tips Buat Anak Kosan Kalau Lagi Bosan Delivery FoodFrozen food (Shutterstock/Ahanov Michael)

Salah satu ide yang cukup gampang dan bisa kamu lakukan. Kalau IDN Times sih biasanya stok untuk satu minggu. Misalkan bahan-bahan frozen food seperti ayam, bakso, somay, atau makanan kesukaanmu lainnya.

Sekarang banyak banget lho UMKM yang menyediakan frozen food dengan rasa yang gak kalah lezat, tanpa pengawet, sehat, dan terjangkau. Pas banget deh buat anak kos. Tinggal dimasak sesuai selera deh. Eits, tapi gimana kalau di kos gak ada kulkas? IDN Times punya ide lain nih. Keep scrolling, ya!

2. Gantian masak bareng temen kos

5 Tips Buat Anak Kosan Kalau Lagi Bosan Delivery FoodIlustrasi masak bersama teman kos (Shutterstock/PRPicturesProduction)

Kalau ada teman-teman di kos, boleh banget buat ajak mereka buat masak-masak bersama. Lumayan kan misalkan kamu berlima bersama teman-temanmu, terus setiap hari dari Senin sampai Jumat gantian buat masak? Sabtu sama Minggunya baru deh delivery food. Ide bagus, ‘kan?

Kalau bareng-bareng masaknya kalau dari hitung-hitungan pengeluaran buat makan sih akan lebih hemat banget. Makanan juga makin terjaga dan rasanya bisa disesuaikan dengan lidah kamu deh.

Mengutip dari Chef Norman Ismail, kamu bisa mulai dari menu-menu sederhana tapi sehat seperti gado-gado, ikan panggang, atau pepes. Itu sudah sangat mudah dan sehat banget karena gak ada yang digoreng. Minat untuk mencoba?

3. Masak sendiri dengan bahan fresh

5 Tips Buat Anak Kosan Kalau Lagi Bosan Delivery FoodIlustrasi masak makanan sehat di kos (Shutterstock/CandyRetriever)

Kalau lebih suka masak-masak sendiri, boleh banget! Namun kalau sendiri memang kadang gak mood atau males banget. Apalagi beli bahan-bahan masakan yang dibutuhkan. IDN Times juga sering merasa gitu sih. Cuman akhirnya ketemu juga solusinya.

IDN Times coba pakai layanan Tokopedia NOW! Soalnya banyak juga yang bilang nyaman untuk pakai layanannya buat beli kebutuhan sehari-hari seperti daging, sayuran, buah-buahan, atau makanan sehat lainnya. Maksimal dua jam bisa langsung sampai ke kos. Bisa jadi solusi kalau kamu mager (yang mana itu acap kali terjadi). Bener gak sih?

Nah, ide masakannya IDN Times dapat ide dari Chef Norman Ismail juga nih yang mungkin bisa kamu terapkan juga. Yang penting adalah pilih bahan protein rendah lemak seperti daging ayam tanpa kulit, ikan, putih telur, dan daging tanpa gajih, serta kacang-kacangan.

Laman: 1 2

Es Dawet Moro Seneng, Dawet Nyamleng Penghilang Masalah di Pasar Kliwon Kudus

Tak lengkap rasanya jika ke Pasar Kliwon Kudus tanpa mampir membeli es dawet. Salah satu es dawet legendaris yang telah berdiri puluhan tahun adalah es dawet Moro Seneng.

***

Kamis (20/1), menjelang pukul dua siang dan cuaca sedikit mendung, saya sampai di belakang Pasar Kliwon Kudus. Siang ini saya akan mampir ke tempat es dawet Moro Seneng yang sudah terkenal dan menjadi ikon di pasar ini.

Warung ini telah menjadi kuliner khas ketika mampir di Pasar Kliwon Kota Kudus. Masyarakat kudus biasa menyebutnya sebagai es dawet kliwon.

Warung es dawet ini berada di Gang Jayan, Mlati Lor, yang berada di timur Pasar Kliwon. Es dawet Moro Seneng warungnya tak terlalu luas, memang ditujukan untuk pengunjung pasar yang sekedar mampir minum.

Ruangannya berukuran empat meter persegi, di depan dan samping penjual terdapat kursi panjang tempat pelanggan duduk. Tidak ada sekat, hanya satu ruangan kotak.

Warung es dawet moro seneng mojok.co
Warung es dawet Moro Seneng di Gang Jayan, dekat Pasar Kliwon Kudus. (Abdul Karim/Mojok.co)

Saya segera memesan satu gelas es dawet dengan gula aren. Dengan cekatan penjual menyiapkan pesanan saya. Dawet dituangkan ke dalam gelas ditambah santan kani (santan yang kental) dan gula merah yang kental. Kemudian diberikan serutan es di atasnya.

Kebetulan yang melayani saya saat itu adalah pemiliknya langsung, jadilah saya kemudian berbincang dengannya ihwal sejarah es dawet Moro Seneng.

Ia adalah Sugiono (42). Warungnya ini merupakan warisan dari ayahnya yang meninggal pada tahun 1993. Konon warung ini sudah ada sejak tahun 1970.

“Bapak dulu berjualan sejak masih single sampai menikah pada tahun 1972 dan saya teruskan sampai sekarang,” pungkasnya.

Es dawet Moro Seneng menyediakan dua varian menu yaitu es dawet dengan sirup rasa frambos dan gula aren. Bisa juga memesan tanpa menggunakan es. Semua bahan diproduksi sendiri, termasuk sirupnya.

Di sela kami mengobrol, Sugiono tetap melayani pesanan para pelanggan. Kebanyakan memesannya untuk dibungkus. Banyak juga yang memesan tanpa es. Beberapa juga meminumnya di tempat sambil bercengkrama.

Saya lanjut bertanya soal cabang warung Moro Seneng. Warung Moro Seneng menurut penuturan Sugiono berada di dua tempat saja. Pertama, di Gang Jayan, kedua, di dalam Pasar Kliwon lantai dua. Kebetulan kali ini ia mendapat giliran menjaga warung yang berada di Gang Jayan ini, sedangkan adiknya menjaga di dalam pasar.

Dalam sehari, warung yang di Gang Jayan menjual 300 sampai 500 porsi es dawet. Sedangkan warung yang berada di dalam pasar menjual kurang lebih 300 porsi.

Menurut Sugiono warung yang berada di dalam pasar hanya memiliki pelanggan orang yang sedang berada di pasar saja. Sedangkan untuk warung yang berada di Gang Jayan pengunjung bisa datang dari berbagai kalangan. Mulai dari orang-orang pasar sendiri atau langganan yang sengaja datang untuk membeli es dawet tanpa perlu masuk pasar.

Sugiono sendiri telah membantu orang tuanya berjualan di pasar sejak kelas 4 SD pada tahun 1989. Baru pada tahun 2000 ia memegang secara penuh usaha milik orang tuanya ini bersama adiknya.

Rahasia keawetan usahanya ini adalah tetap menjaga kualitas. Resep yang dipakai tetap sama sejak tahun 70. “Yang membuat tetap bertahan ya kita jaga kualitas. Juga yang membuat bertahan ya Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” jelas Sugiono.

penjual es dawet moro seneng kudus mojok.co
Sugiono, penjual es dawet Moro Seneng. (Abdul Karim/Mojok.co)

Usaha es dawet yang dilakoni Sugiono bukan tanpa pasang surut. Pasar Kliwon Kudus pernah mengalami kebakaan pada tahun 1995. Ketika pasar terbakar, warung harus pindah dari dalam pasar ke Gang Jayan. Setelah pasar selesai direnovasi, warung es dawet Moro Seneng membuka lagi warungnya di dalam pasar, dan warung di Gang Jayan tetap buka hingga sekarang.

Diakui oleh Sugiono, dua cabang es dawet Moro Seneng ini jarang sekali libur. Ini ia lakukan untuk tetap menjaga langganannya. “Saya tidak ada libur mas. Kalau sudah punya langganan rasanya eman kalau mau libur. Bahkan pandemi pun tetap buka. Saya tetap buka buat menjaga langganan agar nggak lari ke yang lain,” jelasnya.

Laman: 1 2

5 Cara Jitu Hadapi Rekan Kerja Manipulatif, Sering Disalahartikan!

Jika boleh berharap, kamu pasti ingin memiliki hubungan kerja yang kooperatif dan saling mendukung. Sayangnya, tak semua harapan sesuai dengan kenyataan. Di tempat kerja pun kamu akan menemukan berbagai jenis individu, dari yang baik sampai licik sekalipun.

Salah satu karakter yang sering membuat kamu lelah mental adalah si tukang manipulatif. Jika kamu sedang menghadapi situasi ini, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan, lho. Berikut penjelasannya.

1. Coba pahami dulu, jangan langsung nge-judge

5 Cara Jitu Hadapi Rekan Kerja Manipulatif, Sering Disalahartikan!ilustrasi rekan kerja (pexels.com/Anna Shvets)

Alih-alih langsung men-judge, cobalah untuk memahami mereka terlebih dahulu. Cara pertama ini penting untuk melihat latar belakang mengapa mereka akhirnya bersikap seperti itu.

Apakah mereka memang sudah terbiasa dengan sikap manipulatif? Atau mereka memang hanya ingin menarik perhatian kamu? Nah, melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang akan membantumu untuk lebih memahaminya. Ingat, jangan sampai kamu langsung men-judge begitu saja, ya.

2. Tetap tenang dan profesional

5 Cara Jitu Hadapi Rekan Kerja Manipulatif, Sering Disalahartikan!ilustrasi rekan kerja (pexels.com/August de Richelieu)

Rekan kerja manipulatif akan sangat senang jika kamu merespon tindakannya. Apalagi jika kamu terlihat kesal atau marah. Nah, cara jitu selanjutnya bisa kamu lakukan dengan tetap bersikap tenang dan profesional.

Tahan diri untuk tidak memberikan respon berlebihan padanya. Hal itu akan membuatmu terkesan tangguh. Berikan kritik jika tindakannya memang sudah keterlaluan. Jangan biarkan mereka bertindak lebih jauh lagi dengan dalih membenarkan perbuatannya.

3. Jangan biarkan mereka mengendalikanmu

5 Cara Jitu Hadapi Rekan Kerja Manipulatif, Sering Disalahartikan!ilustrasi merasa tertekan (pexels.com/Antoni Shkraba)

Berbagai teknik manipulatif yang dilakukan rekan kerja jangan sampai membuatmu terpancing, ya. Jangan mudah percaya begitu saja dengan rayuan atau pujian yang mereka berikan. Bisa-bisa kamu menjadi korban selanjutnya, lho.

Nah, akan lebih baik jika kamu melakukan usaha preventif seperti menjaga jarak darinya. Lakukan interaksi ketika ada urusan pekerjaan saja. Selebihnya usahakan untuk tidak terlalu mendekat padanya.

Laman: 1 2

Pelaku Perjalanan Luar Negeri Kini Bisa Minta Tes COVID-19 Pembanding

Kepala Satgas Penanganan COVID-19, Suharyanto, menyampaikan aturan baru soal kekarantinaan bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Suharyanto mengatakan, sekarang para mereka yang dari luar negeri bisa meminta tes COVID-19 pembanding untuk hasil awal yang dimiliki.

“Kami sudah sepakat, sudah menentukan bahwa para pelaku perjalanan luar negeri yang dikarantina ini ketika dinyatakan positif dia bisa meminta tes pembanding,” kata Suharyanto, dalam Evaluasi dan Perbaikan Karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri yang digelar secara daring pada Kamis (3/2/2022).

1. Tidak hanya berlaku di 3 Rumah Sakit

Suharyanto menyampaikan, semula aturan mengenai tes pembanding hanya bisa dilakukan di tiga rumah sakit, yaitu RS Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Rumah Sakit POLRI, dan RSCM.

Namun, kini tes pembanding bisa dilakukan di luar ketiga rumah sakit tersebut.

“Jadi ditentukan beberapa rumah sakit dan laboratorium yang menurut Kementerian Kesehatan sudah betul-betul kredibel dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Suharyanto.





2. Menjawab kekhawatiran para PPLN

Keputusan soal izin melakukan tes pembanding diambil Satgas untuk menjawab keluhan-keluhan seputar kekarantinaan. Termasuk dari para Pelaku Perjalanan Luar Negeri.

Laman: 1 2