“Dan pada stadium selanjutnya bisa disertai cairan bening ataupun darah keluar dari puting payudara,”jelas dia.

Ia juga mengatkan, untuk diteksi dini kanker payudara, bisa dilakukan sendiri. Seperti misalnya untuk masyarakat awam, meraba payudara secara berkala. Hal itu dapat dilakukan saat mandi, dengan meraba payudara untuk memastikan tidak ada benjolan disekiatar payudara.

“Apabila kita menemukan adanya benjolan, secepatnya segera kontrol ke dokter, terutama dokter spesialis bedah, itu yang pertama. Yang kedua kita harus memperhatikan faktor keturanan, kalau di keluarga kita ada yang terkena kanker payudara atau jenis lain kita harus waspada juga. Yang ketiga adalah factor lingkungan, kita harus menjaga banyak terkena polusi dari lingkungan. Kemudian faktor makanan yang harus sehat, istirahat cuku, vitamin dan antioksidan yang cukup,”papar dia.

Baca juga:  Uu Ruzhanul Tinjau Progres Pembangunan Embarkasi Haji Indramayu

Selain itu juga, gaya hidup menurut dr. Monica dapat mempengaruhi kesehatan. Sehingga gaya hidup sehat sangat disarankan.

Baca juga:  RS UKM Ajak Warga dan Kader Kesehatan Perangi Stunting

“Hindari hal-hal yang dapat menjadi trigger atau pemicu kanker, misalnya merokok, makan dan minuman yang bayak bahan pengawet. Jadi gaya hidup kita juga harus diperhatikan, sehingga kita mencegah timbulnya sel-sel dan menditeksi sel-sel kanker dari tahap awal. 43 persen kematian itu dapat dicegah dengan efektif,”pungkas dia. (RED***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *