Bandung— Bertempat di Aula Ditlantas Polda Jawa Barat, Korlantas Polri bersama unsur 5 Pilar Keselamatan Lalu Lintas menggelar rapat strategis Forum Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLLAJ) pada Kamis, 6 November 2025. Pertemuan ini diselenggarakan untuk membahas hasil survei jalur serta kesiapan penanganan arus lalu lintas menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, yang diprediksi akan meningkatkan mobilitas masyarakat secara signifikan.
Rapat ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Rosita Hulima, Kasubag Pelayanan Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat, perwakilan Kementerian Perhubungan, Dinas Bina Marga, jajaran kepolisian wilayah, unsur pemerintah daerah, serta anggota Korlantas Polri. Para peserta forum bersama-sama melakukan evaluasi terhadap jalur-jalur utama dan alternatif di wilayah Jawa Barat, sekaligus mengidentifikasi titik rawan kemacetan dan kecelakaan yang memerlukan penanganan khusus.
Diskusi dalam rapat berjalan komprehensif, mencakup penguatan strategi operasional lintas instansi, peningkatan rekayasa lalu lintas, serta percepatan penyediaan sarana dan prasarana keselamatan seperti rambu lalu lintas, marka jalan, hingga kesiapan fasilitas pendukung seperti rest area dan posko kesehatan. Upaya ini menjadi bagian penting untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan keamanan masyarakat selama masa libur panjang Nataru.
Selain aspek teknis, forum juga menekankan perlunya meningkatkan intensitas edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat mendorong perilaku berkendara yang lebih tertib dan aman, terutama pada puncak pergerakan kendaraan di penghujung tahun.
Korlantas Polri menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan pengelolaan lalu lintas melalui sinergi erat bersama seluruh unsur 5 Pilar Keselamatan Lalu Lintas. Kolaborasi ini diharapkan mampu mewujudkan perjalanan Nataru 2026 yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Rapat FKLLAJ ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada akhir tahun, sekaligus mendukung upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di periode Natal dan Tahun Baru mendatang.





