beritain.id

Perubahan iklim telah menjadi topik yang mendapat perhatian global, dan Indonesia tidak terkecuali dari dampaknya, terutama terhadap harga pangan. Dalam analisis ini, kita akan mengeksplorasi bagaimana perubahan iklim memengaruhi kenaikan harga pangan di Indonesia:

 Konteks Perubahan Iklim dan Konsekuensinya

Perubahan iklim, yang disebabkan oleh aktivitas manusia seperti penggunaan bahan bakar fosil dan deforestasi, telah mengakibatkan kenaikan suhu global dan perubahan pola cuaca. Dampaknya termasuk meningkatnya suhu ekstrem, perubahan pola hujan, dan peningkatan frekuensi bencana alam.

Baca juga:  Jasa Raharja Jawa Barat Melakukan Kunjungan Ke Rumah Sakit Karisma Cimareme

 Tiga Tantangan Utama Akibat Perubahan Iklim

  1. Suhu Ekstrem: Perubahan iklim mengakibatkan suhu yang tidak stabil, yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dan mengurangi hasil panen.
  2. Kelangkaan Air: Pola curah hujan yang tidak teratur menyebabkan kekeringan dan meningkatkan risiko konflik atas sumber daya air.
  3. Kekurangan Pangan: Gangguan pada produksi pertanian menyebabkan penurunan pasokan pangan dan meningkatkan harga pangan.

 

 Analisis Kenaikan Harga Pangan

  1. Kenaikan Harga Komoditas: Harga beberapa komoditas pangan, terutama beras, mengalami kenaikan yang signifikan, memberikan tekanan ekonomi pada masyarakat.
  2. Inflasi dan Daya Beli: Kenaikan harga pangan dapat menyebabkan inflasi dan mengurangi daya beli masyarakat, terutama mereka yang berpenghasilan rendah.
  3. Peredaran Uang dan Harga: Penambahan peredaran uang dapat meningkatkan permintaan pangan dan mendorong kenaikan harga.
  4. Surplus Pupuk dan Produksi: Meskipun ada surplus produksi pupuk, penurunan produksi beras mengakibatkan ketidakstabilan harga dan ketersediaan pangan.
Baca juga:  Jasa Raharja Kabupaten Bandung Gerak Cepat Santuni Ahli Waris Kecelakaan Tragis di Garut

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *