Purwakarta 15 Januari 2026 –Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Kabupaten Purwakarta hari ini menggelar rapat koordinasi strategis guna membahas pengembangan “Kampung Tertib Lalu Lintas”. Program ini diproyeksikan menjadi pilot project atau percontohan untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin berkendara masyarakat langsung dari lingkungan terkecil.

Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (20/1) ini dipimpin oleh Unit Kamsel Polres Purwakarta bersama Jasa Raharja Cabang Purwakarta, serta dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan (stakeholders) daerah, antara lain Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Bapperida, Dinas Pendidikan, serta Camat Purwakarta.

Sinergi Lintas Sektoral

Program Kampung Tertib Lalu Lintas ini merupakan inisiatif kolaboratif yang melibatkan berbagai instansi dengan peran spesifik:

Jasa Raharja & Polres Purwakarta: Fokus pada edukasi keselamatan dan upaya preventif guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Dishub & Satpol PP: Bertanggung jawab atas penguatan marka, rambu jalan, serta penegakan ketertiban di area percontohan.

Bapperida & Camat: Menyelaraskan program dengan perencanaan pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat setempat.

Disdik & Dinkes: Berperan dalam sosialisasi dini di lingkungan sekolah serta kesiapsiagaan penanganan medis darurat.

Menekan Angka Kecelakaan

Jasa Raharja Cabang Purwakarta menyampaikan bahwa pembentukan kampung percontohan ini didasari oleh kebutuhan akan ruang edukasi yang aplikatif. Dengan adanya Kampung Tertib Lalu Lintas, diharapkan masyarakat dapat secara mandiri menjaga ketertiban, seperti penggunaan helm standar, mematuhi rambu, dan mengutamakan keselamatan pejalan kaki.

“Kita tidak hanya bicara soal penegakan hukum, tapi membangun budaya. Kampung ini akan menjadi cerminan bagaimana masyarakat Purwakarta secara sadar menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” ujar perwakilan Unit Kamsel Polres Purwakarta dalam forum tersebut.

Harapan Kedepan

Camat Purwakarta menyambut baik penunjukan wilayahnya sebagai lokasi pembahasan awal. Melalui integrasi data dari Bapperida dan dukungan edukasi dari Dinas Pendidikan, program ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial, tetapi memberikan dampak jangka panjang bagi penurunan angka fatalitas kecelakaan di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *