beritain.id – Kepala Staf Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksamana Madya TNI Singgih Sugiarto dan Wakil Gubernur Jawa Barat menghadiri syukuran laut dan sekaligus menujuk kawasan Muara Paljaya, Desa Sagara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi sebagai markas kedua pasukan Kolinlamil, Minggu (29/1/2023).
Kolinlamil sudah sering melaksanakan operasi di Muara Paljaya. Pelaksanaan serentak tingkat nasional kota maritim nusantara ini telah dimulai dengan pembangunan pos pantau bagi perwira TNI AL, pemasangan tenda komando, dan pengerahan kapal jet ski Kolinlamil di lokasi yang ditargetkan pada tahun 2023.
Singgih mengatakan, “Dari Sabang sampai Maraoke, khususnya Kolinlamil, kampung bahari ada di sini (Muara Paljaya), dan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dalam hal ini dinas-dinas terkait, kami akan menciptakan kampung bahari yang luar biasa di sini.”
Selain itu, TNI AL juga memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) Muara Paljaya melalui pelatihan budidaya tambak.
“Tambak nelayan sudah beberapa kali panen, dan pihak Kolinlamil memiliki program penanaman mangrove,” katanya.
Uu Ruzhanul Ulum, Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat, di tempat yang sama mengatakan, kehadirannya di Desa Muara Paljaya bersama TNI AL dan PJ Bupati Kabupaten Bekasi telah menunjukkan potensi yang besar di daerah tersebut.
“Selain potensi perikanan tradisional, nelayan juga memiliki potensi wisata dan kuliner. Lokasi ini sangat luar biasa,” tambahnya.
Untuk itu, lanjutnya, warga muara Paljaya membutuhkan pengembangan pelayanan dan infrastruktur, seperti pembangunan dermaga, pengerukan pantai yang mengalami pendangkalan, dan pembuatan toko-toko untuk UMKM.
“Saya berharap dengan kehadiran saya di sini, saya bisa meyakinkan Pak Gubernur untuk memperhatikan nelayan di sini, karena selama ini mereka merasa kurang diperhatikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” katanya.
Untuk itu, kata dia, Pemprov Jabar mengucapkan terima kasih kepada personel TNI AL yang bertugas di Kolinlamil yang telah membantu pemberdayaan dan pengembangan wilayah Muara Paljaya.
Selaku Ketua Kelompok Nelayan Muara Paljaya, Agus Syarif Setiawan mengatakan bahwa Syukuran 6 Muara ini menghadirkan nelayan dari Desa Muara Tawar, Muara Paljaya, Muara Sungai Niri, Nelayan Sungai Karatan Muara, Nelayan Sungai Jingkem, dan Sungai Rindub. Setiap tahun, para nelayan melakukan kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melestarikan kearifan lokal demi menumbuhkan masyarakat yang berani dan berkembang di Bekasi,” katanya.





