Yana Mulyana

Ridwan Kamil Prihatin Wali Kota Bandung Kena OTT KPK Sekda Bakal Jadi Plh. Wali Kota

beritain.id  – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil prihatin atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wali Kota Bandung Yana Mulyana oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Yana terkena OTT KPK pada Jumat (14/5/2023) malam atas dugaan suap pengadaan kamera pegawas (CCTV) dan jasa penyedia jaringan internet.

“Sebagai Gubernur saya sangat prihatin dan sebagai mantan Wali Kota Bandung yang dulu ngurusin Bandung begitu rupa saya sangat sedih, susah diceritakan perasaannya,” ujar Ridwan Kamil ditemui usai Sidak Pasar Kosambi Bandung, (15/5/2023).

Sehari setelah peristiwa tersebut, Ridwan Kamil langsung mendatangi kantor Pemkot Bandung. Kedatangan orang nomor satu di Jabar itu untuk memastikan pelayanan terhadap masyarakat Kota Bandung tidak terganggu.

“Saya tadi ke sana (Pemkot Bandung) juga menitipkan dan memastikan agar pelayanan publik warga Bandung tidak terganggu,” katanya.

Salah satunya yaitu terkait dengan pelayanan mudik Lebaran bagi warga Kota Bandung yang memerlukan koordinasi dari pemimpin.

Kang Emil — sapaan akrab Ridwan Kamil — mengaku sudah mengarahkan Sekda Kota Bandung Ema Sumarna menjadi koordinator lapangan dalam program mudik tersebut.

“Sudah saya arahkan Sekda untuk segera mengambil keputusan apalagi menjelang mudik Lebaran butuh koordinasi lapangan yang luar biasa. Tapi saya rasa tidak akan terganggu,” ujar Ridwan Kamil.

Laman: 1 2

Sambut Dansektor 22 Citarum Harum Baru, Yana Ajak Tingkatkan Kolaborasi

beritain.id –Maksimalkan fungsi sungai, Wali Kota Bandung Yana Mulyana ajak Sektor 22 Citarum Harum untuk terus berkolaborasi.

Terlebih, program Citarum Harum Menunjukan hasil yang positif. Dimana tingkat pencemaran Sungai Citarum dan beberapa anak sungai yang mengakir di Kota Bandung mulai berkurang.

“Dari asalnya cemar berat menjadi cemar ringan,” katanya pada acara Pisah Sambut Dansektor 22 Citarum Harum, di Pendopo Kota Bandung, Selasa 12 Juli 2022.

Menurut Yana, peran TNI yang membawahi sektor maupun sub sektor satgas citarum sangat signifikan tingkat keberhasilanya.

“Selama ini dengan Sektor 22 Citarum Harum sangat banyak perkembangan lingkungan hidup yang terasa di Kota Bandung,” ujarnya.

Yana berharap kolaborasi yang sudah berjalan selama ini dapat ditingkatkan, sehingga sungai mengajdi layak fungsinya dengan baik juga tidak ada pencemaran.

“Tingkatkan kerjasama ini. Karena TNI berperan aktif dalam program penyelamatan lingkungan khususnya sungai juga ekosistemnya,” ujar Yana.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Dansektor 22 Citarum Harum yang lama, Kolonel Inf Eppy Gustiawan atas dedikasi juga amanah yang diemban selama ini.

Tak hanya itu, Yana juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Dansektor 22 Citarum Harum yang baru.

“Terima kasih untuk pak Eppy telah mengemban amanah nya juga. Selamat datang Dansektor 22 Citarum Harum yang baru. Kita bisa menjalin kolaborasi, memang banyak PR untuk menata lingkungan jauh lebih baik,” bebernya.

Dengan adanya beberapa anka sungai yang melintas di wilayah Kota Bandung, Yana intruksikan jajaran kewilayahan untuk berkolaborasi dengan Satgas Citarum Harum.

“Camat juga lurah semangat luar biasa. Terus kerja sama dengan sektor 22 Citarum Harum,” katanya.

Laman: 1 2

Emil Lantik Yana Mulyana Untuk Jaga Kondusivitas Bandung Jelang Tahun Politik 2024

beritain.id – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik Yana Mulyana menjadi Wali Kota Bandung sisa masa jabatan 2018 – 2023, di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Senin kemarin (18/4/2022).

“Pak Yana Mulyana sekarang sudah resmi menjadi Wali Kota Bandung definitif sampai akhir masa jabatan tahun 2023,” ujar Gubernur selepas pelantikan.

Surat keputusan pengangkatan Wakil Wali Kota Bandung menjadi Wali Kota Bandung tersebut baru diterima Pemda Provinsi Jabar sekitar minggu lalu dari Menteri Dalam Negeri. Pelantikan pun baru bisa digelar hari ini.

Yana menggantikan posisi Wali Kota Bandung Oded M Danial yang meninggal dunia pada 10 Desember 2021.

“Kami baru menerima surat dari Mendagri. Surat itu memang ditunggu-tunggu, dan (pelantikan) baru bisa digelar hari Senin ini,” kata Ridwan Kamil.

Kang Emil, sapaan akrabnya, meminta Yana untuk memanfaatkan sisa satu setengah tahun jabatannya dengan sebaik mungkin, khususnya memaksimalkan pembangunan dengan lebih sering berkomunikasi dengan Pemda Provinsi Jabar dalam hal dukungan anggaran.

“Di sisa waktu ini saya minta komunikasi dengan Pemprov ditingkatkan agar pembangunan bisa maksimal baik yang menggunakan APBD sendiri, maupun dukungan dari Provinsi,” tutur Kang Emil.

Laman: 1 2

Arah Kepemimpinan di Kota Bandung

Bandung (07/04) – Arah kebijakan Pemerintah Kota Bandung harus fokus kepada realisasi janji politik. Terlebih masa jabatan pemimpin Kota Bandung tinggal menyisakan 1,5 tahun.

Hal ini diutarakan Direktur Indonesian Politics Research & Consulting Firman Manan dalam diskusi bertajuk Arah dan Kebijakan Pemerintah Kota Bandung pada Era Kepemimpinan Wali Kota Yana Mulyana, di Kota Bandung, Kamis (7/4/2022).

“Saya pikir satu tahun setengah ke depan yang penting adalah mengakselerasi program-program yang masih belum optimal, lalu Kang Yana ketika nanti dilantik harus mampu menentukan skala prioritas,” ucapnya.

Firman mengungkapkan, Yana hampir dipastikan akan memimpin Kota Bandung tanpa didampingi Wakil Wali Kota. Yana dinilai harus mampu merampungkan janji kampanye untuk memberikan peninggalan yang baik di masyarakat saat dirinya menanggalkan jabatan pada 2023 mendatang.

“Misalnya ada visi Bandung Unggul, Nyaman, Sejahtera, Agamis, setidaknya salah satunya bisa diwujudkan seperti nyaman. Di akhir masa jabatan harus ada sesuatu yang bisa diingat publik Kota Bandung,” tukas Yana.

Firman memandang, kekosongan wakil wali Kota Bandung bukan merupakan suatu masalah. Hal itu didasarkan pada banyaknya kasus serupa di daerah lain, namun pemerintahannya tetap berjalan dengan baik.

Laman: 1 2