Kadisparbud Jabar

Kadisparbud Jabar Monitoring Pengelolaan dan Pemanfaatan Gedung Creative Center Cirebon

beritain.id – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Benny Bachtiar didampingi Kepala Bidang Industri Pariwisata Rispiaga melakukan kunjungan kerja ke Gedung Creative Center Ahmad Djuhara di Kota Cirebon, Rabu 3 Mei 2023. Kegiatan tersebut ditujukan untuk memonitor pengelolaan dan pemanfaatan Gedung Creative Center sebagai ruang publik yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sejauh ini Gedung Creative Center Cirebon telah dimanfaatkan sejumlah komunitas untuk menyelenggarakan berbagai event. Kadisparbud berharap hal tersebut bisa dilakukan secara konsisten.

“Poinnya adalah memanfaatkan semaksimal mungkin fasilitas yang sudah diberikan pemerintah provinsi. Harus ada event yang dilakukan setiap harinya,” ucap Kadisparbud.

Laman: 1 2

Pentingnya Inovasi Digitalisasi dalam Upaya Kebangkitan UMKM dan Pariwisata

beritain.id – Inovasi menjadi salah satu kata kunci penting dalam upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi. Beragam inovasi menjadi suatu keharusan yang dilakukan di berbagai sektor termasuk UMKM dan pariwisata.

Sejak 2020, kedua sektor tersebut mengalami dampak cukup besar akibat pandemi. Karena itu perlu strategi serta sinergi berbagai pihak agar tercipta inovasi-inovasi baru, salah satunya melalui digitalisasi.

Hal itu dipaparkan dalam diskusi bertajuk “Inovasi Digitalisasi Ekosistem UMKM dan Pariwisata Daerah Pasca Pandemi” yang diadakan Universitas Indonesia secara online, Kamis 7 Juli 2022. Kegiatan dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno yang menyatakan bahwa pegiat dari kedua sektor tersebut wajib beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan di dunia bisnis.

Menparekraf juga menyampaikan bahwa saat ini Indonesia mengalami kenaikan kontribusi pariwisata sebesar 4,3%. Selain itu menurut laporan Travel &Tourism Development Index 2021 World Economic Forum (WEF) edisi Mei 2022, menunjukkan bahwa industri pariwisata Indonesia menempati peringkat 32 dari 117 negara dunia. Menparekraf menilai adanya peluang yang bisa dimanfaatkan khususnya terhadap pengembangan pasar digital.

Laman: 1 2