Tim SAR menggunakan perahu pencari dengan rute secara zig-zag. Selain itu, pada satu perahu diisi oleh tiga orang yang terdiri dari satu orang pengemudi perahu, dan dua orang lainnya menggunakan teropong yang bisa melihat ke kedalaman.

Area pencarian telah mengerucut pada lokasi yang dinilai paling potensial di wilayah Marzili. Pada sesi sore, fokus area pencarian adalah antara pintu air Schwellenmaetelli dan Engehalde dengan menggunakan perahu.

Menurut Elpi berdasarkan informasi Polisi Maritim, proses pencarian pada Minggu (29/5/2022) masih terkendala tingkat kekeruhan air yang bersumber dari partikel lelehan salju.

“Dalam kesempatan ini, dari otoritas Swiss, pihak KBRI diperkenankan berkoordiansi melihat dari jarak dekat. Dan kami lihat dari pihak KBRI juga diperkenankan untuk turut serta. Sehingga kemudian bisa berkomunikasi lebih intens,” tutur Elpi.

Baca juga:  Libatkan Ribuan Pesilat, Pemprov Jawa Barat Peringati 3 Tahun Penca Jabar Mendunia

Selain itu, kata Elpi, keluarga juga mendapatkan foto, video, dan laporan, ada beberapa penyelam yang sudah turun di bawah permukaan air, melakukan pencarian dan juga ada drone yang terbang rendah.

“Seperti biasa di sesi terakhir pihak kepolisian itu melakukan koordinasi menyampaikan progres dan evaluasi. Dalam evaluasi ini, mereka sangat terbuka menerima masukan dari pihak keluarga, termasuk saran-saran dari Kang Emil titik-titik maupun metode yang memungkinkan untuk dioptimalkan,” tuturnya.

Baca juga:  Pemdaprov Waspadai Penyebaran Polio Minta Kab/Kota Segera Kirim Sampel AFP

Namun hingga pukul 7 malam waktu setempat, pencarian belum membuahkan hasil yang diharapkan. “Kami hanya berharap Allah SWT memberikan hasil yang diharapkan oleh keluarga,”ucapnya.

Adapun Senin (30/5/2022), kata dia, pencarian terus berlanjut. Terkait dengan jumlah personel Elpi tidak dapat informasi terbaru dan tidak terlalu mempermasalahkan. Namun yang dilihat dari sisi usaha.

“Kepolisian maritim Swiss dan aparat setempat meningkatkan effort bahkan terpantau menjadi perhatian publik secara berkala. Pihak kepolisian pun meng-update melalui media sosial mereka, melalui Twitter, untuk menjawab keingintahuan publik terkait progres,” tutup Elpi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *