Membahas persoalan makanan sehat, salah satu peserta remaja yang hadir (NAMA TBC) berkata, “Saya paham tentang pentingnya makan makanan bergizi seimbang untuk menyeimbangkan proses pertumbuhan yang cepat dan aktivitas remaja yang tinggi, tapi kadang-kadang sulit untuk dilakukan karena junk food lebih menarik. Tapi saya selalu mencoba untuk menghitung kandungan gizi di setiap makanan dan sebisa mungkin memilih yang terbaik untuk kesehatan saya.”

 

Seiring dengan sekolah yang dibuka kembali secara penuh, pentingnya gizi yang baik dan seimbang harus kembali ditekankan pada remaja. Dan acara yang dinakhodai oleh pemerintah daerah Jawa Barat dan Nutrition International ini bertujuan untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam acara ini terdapat sosialisai penggunaan aplikasi CERIA oleh remaja putri untuk melaporkan secara mandiri konsumsi TTD melalui aplikasi yang dikembangkan oleh Kementrian Kesehatan. Di akhir acara, para remaja putri diajak untuk berjanji untuk menjaga gizi seimbang dan mengurangi makan makanan cepat saji.

Baca juga:  Kali Pertama, Barang Bukti Uang Hasil Korupsi Dikembalikan ke Kas Daerah

 

Gemaz juga dihadiri oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin; Ketua TP PKK, Atalia Praratya Ridwan Kamil; Kepala Dinas Kesehatan, Nina Susana Dewi; Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dedi Supandi; Kepala Kanwil Kementrian Agama, Jawa Barat Ajam Mustajam; penyanyi Shakira Jasmine, pembawa acara ternama Icad dan Zahra, dan Sindy Setiawati sebagai moderator.

Baca juga:  Ridwan Kamil Tinjau Persiapan Tol Cisumdawu Hadapi Mudik 2022

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *