beritain.idDalam upaya menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi bertajuk “Bahaya Bermain Layang-Layang di Dekat Jaringan Listrik” di Desa Cihanyir, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, terkait potensi bahaya yang ditimbulkan dari aktivitas bermain layang-layang di dekat jaringan listrik, seperti tersengat listrik, korsleting, hingga pemadaman massal akibat gangguan jaringan.

Manager PLN UP3 Majalaya, Widodo menjelaskan bahwa layang-layang yang tersangkut pada jaringan listrik merupakan salah satu penyebab utama padamnya aliran listrik di berbagai wilayah.
“Bermain layang-layang memang menyenangkan, namun jika dilakukan di dekat jaringan listrik sangat berbahaya. Bisa menyebabkan kabel putus, korsleting yang menyebabkan padamnya listrik, bahkan korban jiwa. Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan memahami risiko ini demi keselamatan bersama,” jelas Widodo.

Widodo menambahkan, kegiatan edukasi dan sosialisasi ini merupakan langkah preventif untuk memastikan jaringan listrik tetap aman dan andal, terlebih dalam menyambut perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-80.
” Menjelang HUT RI, keandalan listrik harus dijaga ekstra. Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan pasokan listrik yang aman tanpa gangguan dari aktivitas yang sebenarnya bisa dicegah,” ujarnya,” sambungnya.

Sementara itu General Manager PLN UID Jawa Barat, Tonny Bellamy juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam bermain layang-layang dan selalu memperhatikan keselamatan.
“Kami berharap masyarakat dapat mendukung upaya ini demi kebaikan bersama. Mari kita jaga keamanan dan kenyamanan lingkungan kita dengan tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik,” tuturnya.

Tonny juga menambahkan, “Untuk mengantisipasi potensi terjadinya padam listrik akibat gangguan kelistrikan, PLN juga menghimbau partisipasi dari masyarakat untuk ikut melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123 atau datang langsung ke Kantor PLN terdekat jika terdapat potensi gangguan terhadap keandalan pasokan listrik, sehingga tidak menyebabkan gangguan yang berakibat padamnya aliran listrik,” tutup Tonny.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *