beritain.id – Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah atau KPID Jabar, Adiyana Slamet menyayangkan pihaknya tidak dilibatkan dalam pendistribusian STB TV digital.

“Kami di daerah sama sekali tidak dilibatkan oleh Kementerian maupun dari pemegang multiplexing. Kasarnya kami sudah membabat hutan untuk coba mencoba memberikan jalan, tapi kemudian Multipleksing ini melakukan distribusi mikro ke Jabar dan kami tidak dilibatkan bahkan tidak diberikan informasi,” ungkap Ketua KPID Jabar Adiyana Slamet saat Dialog Analog Switch Off (ASO) di Hotel Holiday Inn Jalan Dr Djunjunan Kota Bandung, Jumat (22/4).

Baca juga:  RK Vidcon Peringati Hari Otda Dari Pakuan, Berikut Jadwal Lengkap Emil Esok Hari

Kata dia, jelang ASO tahap I, pendistribusian STB TV digital skala mikro sudah dilakukan di Cirebon, majalengka dan Sumedang. Hanya saja, pihaknya tidak dilibatkan. “Bukannya kami kegenitan, tapi ini soal etika. Bagaimanapun kita di daerah kan seharusnya diberi informasi. Kami menyayangkan ketika kebijakan harusnya berkolaborasi untuk mensukseskannya tapi kemudian ini seolah parsial yang jalan sendiri-sendiri,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *