Agus menyebut, kuat dugaan bahwa perhari ini Pemprov Jawa Barat sedang dalam kondisi darurat korupsi.

“Banyak kasus korupsi yang terjadi di Pemprov Jawa Barat sehingga menjadikan kerugian keuangan negara serta merugikan masyarakat secara tidak langsung,” ujarnya.

Agus menegaskan, pihaknya memiliki sejumlah bukti yang mengarah pada dugaan korupsi dan mafia proyek itu.

Baca juga:  Antisipasi Puncak Arus Balik, Jabar Tunda Jadwal Masuk Sekolah

“Kami akan menyampaikan bukti-bukti tersebut kepada pihak KPK RI, Kejagung RI dan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat,” tegas Agus.

Ia berharap aksi yang dilakukan hari ini mendapat perhatian dan laporan pengaduan yang nantinya akan disampaikan, bisa segera ditindaklanjuti.

“Kami sangat berharap agar laporan atau aduan yang disertai permintaan ini dapat segera ditindaklanjuti, demi terjadinya perubahan yang lebih baik di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucapnya.

Baca juga:  Jasa Raharja Samsat Padalarang Melakukan Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Jrcare Di Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan

Selain di depan Gedung Sate, massa juga melakukan aksi serupa di depan Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Bahkan, mereka berencana berkemah di depan kantor Dinas Pendidikan. *boby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *