Herman mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendengar berbagai aspirasi, arahan serta masukan dari para sepuh MMS. Ia pun akan menindaklanjuti berbagai masukan tersebut.

“Ini harus dilakukan secara bertahap, tapi juga akseleratif, jangan pakai lama. Kami harus lakukan akselerasi untuk kemajuan Jawa Barat,” katanya.

Pada kesempatan itu Herman menyatakan pula bahwa Jabar akan menjadi provinsi termaju pada Desember 2025, jika seluruh komponen saling bahu-membahu menyelesaikan berbagai persoalan tersebut.

Baca juga:  Sekda Setiawan: BUMD Akan Dioptimalkan Tunjang Sumber Pendapatan Provinsi Jabar

“Sebagaimana RPJPD 2025 apabila bersama-sama pemda kabupaten kota, kecamatan, dan desa bahu-membahu, dan yang paling utama adalah membangun manusianya,” katanya.

Baca juga:  Wagub Uu Ruzhanul: Prevalensi "Stunting" di Jabar Turun Signifikan

Ia menekankan pula, paling utama adalah nilai kesundaannya, yang dapat menjadi spirit dalam menghadapi berbagai persoalan di Jabar.

“Pemerintah bagian kecil, tapi harus menjadi dinamisator, inspirator, motivator, dan kolaborator bergeraknya semua entitas Sunda yang ada di Jabar maupun entitas lainnya dalam bingkai NKRI,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *