beritain.id –  IPDN-Kemendagri bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia melaksanakan sosialisasi dan pendidikan pemilih pemula dalam Pemilu. Hal ini dilakukan dalam kegiatan KPU Goes to Campus yang bertajuk “Pemilu Sarana Berintegrasi Bangsa”.

Sosialisasi yang dilaksanakan secara luring di Gedung Balairung Rudini Kampus IPDN Jatinangor Kabupaten Sumedang tersebut, juga disaksikan secara daring oleh seluruh Praja dan Civitas Akademika IPDN di seluruh kampus daerah. Acara ini dibuka oleh penampilan Tari Cindai yang dibawakan oleh Satuan Praja Putri IPDN.

Rektor IPDN, Prof. Dr. Drs. H. Hadi Prabowo., M.M yang diwakili oleh Dr. Yudi Rusfiana, S.IP, M.Si selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan berterimakasih, karena IPDN menjadi salah satu tempat yang dipilih oleh KPU dalam pelaksanaan sosialisasi bagi pemilih pemula.

Baca juga:  Yuk, Bawa Balita Ikut Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022

“Pemilu merupakan momen penting bagi seluruh masyarakat Indonesia. Pemuda dan mahasiswa juga memiliki andil yang besar dalam pelaksanaan pemilu ini, namun mereka menghadapi berbagai tantangan salah satunya yaitu rendahnya partisipasi pemilih muda,” kata Yudi.

“Saya ingin Praja, yang merupakan calon pamong dapat menjadi contoh dan panutan bagi masyarakat. Salah satunya dengan membantu suksesnya pelaksanaan pemilu. Maksimalkan penggunaan gawai dan internet untuk meningkatkan kualitas belajar Praja dan memperoleh informasi mengenai pemilu,” imbuhnya.

Dikatakan Yudi, untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut, penting bagi pemuda dan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam proses pemilu, termasuk dengan mengikuti debat politik, kampanye pendidikan pemilih, serta advokasi reformasi pemilu.

Baca juga:  BNPB Bekali Personel di Daerah Untuk Meningkatkan Pemahaman PMK

“Terima kasih telah memilih IPDN menjadi tempat sosialisasi dan pendidikan pemilu. kegiatan sosialisasi ini, dapat meningkatkan partisipasi politik tidak hanya di IPDN maupun tingkat Nasional,” tutur Yudi

Sementara itu, Kepala Bagian Pendidikan Pemilih pada Sekretariat Jenderal KPU RI, Arif Ma’ruf S.Ag, M.A.P., menyebutkan bahwa sosialisasi ini telah dilaksanakan di 9 (sembilan) Provinsi berbeda.

“Pemilih muda dan pemilih pemula harus menjadi subjek penting dalam pelaksanaan Pemilu. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan tingkat partisipasi dapat meningkat,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *