Bandung — Menyambut Hari Ulang Tahun ke-65, PT Jasa Raharja terus memperkuat komitmennya dalam mengedukasi, menginspirasi, dan menggerakkan masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama di jalan raya. Semangat ini diwujudkan melalui berbagai program yang berfokus pada pencegahan kecelakaan, peningkatan kesadaran berlalu lintas, dan penguatan kolaborasi lintas lembaga.

Pada Rabu, 26 November 2025, Jasa Raharja Kantor Wilayah Jawa Barat kembali melaksanakan Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban di Kecamatan Cimahi Tengah. Kecamatan ini dipilih karena termasuk salah satu dari tiga wilayah dengan jumlah korban kecelakaan tertinggi berdasarkan domisili, sehingga membutuhkan upaya penguatan keselamatan secara lebih sistematis dan terarah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh aparatur kecamatan, para lurah se-Kecamatan Cimahi Tengah, perangkat desa, pejabat struktural kecamatan, serta ketua RW dan RT. Seluruh unsur masyarakat hadir dengan semangat untuk berperan aktif dalam menurunkan risiko kecelakaan di lingkungannya. Hadir mewakili Jasa Raharja, Rosita Hulima, SE, selaku Kasubag Pelayanan Jasa Raharja Kantor Wilayah Jawa Barat, dan Restu Indra Permana dari Jasa Raharja Penanggung Jawab Samsat Cimahi.

Dalam agenda ini, para aparatur wilayah mendapatkan pembekalan terkait peran mereka sebagai Agen Keselamatan Transportasi, yakni garda terdepan dalam menyampaikan edukasi, melakukan komunikasi risiko, serta menyusun dan mengawal program peningkatan keselamatan di wilayah masing-masing secara berkelanjutan. Pendekatan berbasis domisili ini memungkinkan langkah pencegahan dilakukan lebih tepat sasaran, sesuai karakteristik wilayah dan pola risiko yang dihadapi masyarakat setempat.

Program ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara Jasa Raharja, Kepolisian, Pemerintah Daerah, serta masyarakat. Sinergi tersebut menjadi fondasi utama dalam menciptakan perubahan perilaku berlalu lintas yang lebih aman, tertib, dan berkesinambungan. Dengan melibatkan seluruh elemen secara aktif, upaya menekan angka kecelakaan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak jangka panjang.

Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja berharap semakin banyak pihak yang semakin sadar bahwa keselamatan bukan sekadar kewajiban, tetapi tanggung jawab bersama. Setiap langkah kecil, mulai dari menggunakan helm, mematuhi rambu, hingga saling mengingatkan merupakan kontribusi besar bagi terwujudnya Indonesia yang lebih selamat, lebih peduli, dan lebih berbudaya keselamatan.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *