“Anggaran Rp30 miliar sampai Desember jadi semuanya tahun ini dimaksimalkan. Kalau kurang, tahun depan dianggarkan lagi. Pokoknya semua diperbaiki,” sebut Kang Emil.

Ia menjelaskan, anggaran Pemda Provinsi Jabar setiap tahunnya hilang sebesar Rp5 triliun oleh COVID-19. “Perlu diketahui kita itu hilang Rp5 triliun oleh COVID-19 per tahun, kalau tidak ada COVID-19 dari tahun-tahun kemarin sudah beres,” ucapnya.

Baca juga:  Sekda Jabar: Sebanyak 1.368 Jabatan Fungsional Akan Disesuaikan di Fase Kedua

Dampak dari realokasi anggaran tersebut membuat pembangunan infrastruktur jadi terhambat karena menyelamatkan nyawa lebih penting.

Baca juga:  Luncurkan 6 Command Center, Komitmen Jabar Jadi Provinsi Digital Terdepan

“Jadi mohon dipahami bukan kami tidak peduli tapi kalau tidak ada uangnya bagaimana. Program pembangunan banyak yang terkendala tapi terus kita upayakan, makanya saya datang ke sini,” jelas Kang Emil.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *