“Nah, dengan kehadiran puluhan rumah sakit dan ribuan puskesmas baru, tentu mayoritas akan digerakan oleh perawat. Banyak dibutuhkan profesi perawat, yang tentunya akan menjadi benteng kekuatan infrastruktur kesehatan di Jawa Barat,” ujarnya.

Baca juga:  Atalia: Program “Tarian” Penting Dalam Mengurai Masalah Perempuan

Terakhir Kang Emil menitipkan agar organisasi PPNI selalu menjaga kekompakan dan lebih terkoordinasi mengingat pengalaman pandemi tahun 2020, tenaga kesehatan di Jawa Barat belum maksimal.

Baca juga:  Pemdaprov Jabar Komitmen Jaga Ketahanan Pangan

“Saya titip agar organisasi (PPNI) selalu kompak, satu komando. Pengalaman  pandemi 2020 belum maksimal karena belum satu kamando,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *