Bandung (29/03) – Badan Nasional Narkoba (BNN) Republik Indonesia (RI) mencatat terjadi peningkatan prevalensi penyalahgunaan narkoba pada rentang usia 15-24 tahun. Penelitian yang dilakukan tahun 2021 tersebut mencatat angka prevalensi penyalahgunaan narkoba pada rentang 15-24 tahun telah mencapai angka 1,96% sementara pada penelitian tahun 2019 sebesar 1,80%.

Deputi Pencegahan BNN RI, Irjen Pol Sufyan Syarif mengatakan pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak bisa dilakukan hanya dengan mengandalkan pemerintah. Diperlukan kolaborasi dan komitmen dari seluruh elemen masyarakat dalam mencegah dan memberantas peredaran Narkotika.

Baca juga:  Menjelang Imlek Perajin Lampion Banjir Pesanan

Sufyan menilai, edukasi dan perlindungan terhadap lingkungan pendidikan dari paparan narkoba harus terus digelorakan. Apalagi ada tren kenaikan kasus penyalahgunaan narkotika khsusnya di usia muda.

“Keterlibatan lingkungan pendidikan sangat vital setelah keluarga, pengembangan karakter diri Generasi muda terbentuk dari lingkungan pendidikan, maka perlu lingkungan pendidikan yang sehat dan bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba demi mewujudkan Indonesia bersinar (bersih dari Narkoba),” kata Sufyan saat memberikan sambutan di Bandung Choral Festival 2022 yang mengangkat tema ‘War On Drug! Sing Againts Drugs! di Auditorium Universitas Parahyangan, Kota Bandung, Senin (28/3) malam.

Baca juga:  Waduh, demi konten launching CCPemprov Jabar gentorkan 16 miliar

Sufyan mengungkapkan, Bandung Choral Festival 2022 menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam kampanye pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan Narkoba di Indonesia dalam rangkaian HUT ke-20 BNN RI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *