Pencurian Di SMP Negeri 2 Congeang Kabupaten Sumedang Terekam CCTV

Kabupaten Sumedang. Tiga orang pria berhasil menggasak sejumlah barang elektronik milik SMP Negeri 2 Congeang Kabupaten Sumedang terekm kamera pengawas atau CCTV.

Dalam rekaman kamera pengawas ini, terlihat tiga orang pria masuk ke ruang tata usaha SMP 2 Congeang. Tiga orang pelaku ini diduga msik melalui samping sekolah dan membobol pintu lobby sekolah sebelum masuk ke ruang tata usaha. Selain itu pelaku pun sempat memutuskan kamera pengawas yang mengarah ke lapangan sepak bola.

Menurut Cepi Saepudin penjaga sekolah saat kejadian, dirinya sedang terlelap tidur di runag keoala sekolah.

” Saat kejadian saya berada di ruang kepala sekolah sedang tidur” ujar Cepi.

Laman: 1 2

KM Putra Barokah SN Hilang Kontak di Perairan Eretan Indramayu

BANDUNG, Kapal Motor (KM) Putra Barokah dikabarkan hilang kontak di Perairan Eretan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kabar tersebut pertama kali dilaporkan pada Minggu (06/03) pukul 23.17 WIB.

Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansah menjelaskan KM Putra Barokah diketahui berangkat dari pelabuhan Eretan Indramayu pada Kamis (3/3) menuju ground fishing.

“Semua kegiatan pergerakan kapal tersebut terpantau oleh aplikasi Yukom VMA, namun pada Minggu pukul 05.16 WIB kapal tersebut tidak terdeteksi oleh aplikasi tersebut hingga saat ini (SOS),” kata Deden dalam keterangannya.

Laman: 1 2

Kasus Harian Aktif COVID-19 Di Jabar menurun

KOTA BANDUNG – Kasus harian COVID-19 di Jawa Barat terus menurun. Dibandingkan dengan awal bulan Februari yang mencapai 16 ribuan kaus, di awal bulan maret ini kasus harian COVID-19 di Jabar menurun hingga hanya 4 ribuan kasus saja perhari. Hal itu disampaikan Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmadja, usai rapat Satgas covid 19 Jabar di Gedung Sate Kota Bandung, Senin (7/4/2022).

“Barangkali ini kabar baiknya untuk kita semua, namun masyarakat tetap dihimbau agar selalu menerapkan protokol keaehatan terutama bila beraktivitas” kata Setiawan.

Menurunnya kasus harian COVID-19 diikuti juga dengan angka Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di Jabar yang kini hanya di angka 25.9%, bila dihitung dari jumlah total kapasitas atau keterersediaan tempat tidur rumah sakit, terutama untuk pasien covid 19.

“Angka itu pun menurun dari sebelumnya yang berada di angka 30 persen lebih. Sementara berdasar pantauan, tingkat kepatuhan warga terhadap prokes juga meningkat. Namun persentasenya setiap daerah tentu berbeda ” jelasnya.

Setiawan juga menuturkan kabupaten kota di Jabar saat ini berada dilevel kewaspadaan 3, ada tiga daerah yang masuk level 2 yaitu Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Pangandaran.

Laman: 1 2

DANSEKTOR 22 : CITARUM AKAN PULIH JIKA WARGA SADAR SAMPAH

CITARUM HARUM, WARISAN MASYARAKAT JAWA BARAT

Aliran sungai citarum yang membentang sejauh 270 km menjadi sungai terpanjang dan terbesar di tatar Pasundan, Keberlangsungan kehidupan sungai Citarum menjadi tanggung jawab bersama.

Salah satunya yang telah dan sedang dilakukan oleh sektor 22 Citarum Harum, mulai dari penataan, penertiban, pembangunan, sampai peremajaan daerah aliran sungai.

KOMANDAN SEKTOR 22 KOLONEL EPPY MEMAPARKAN SUNGAI CITARUM DI KAMAR JURNALIS, SIMAK VIDEONYA YUK…

#CitarumHarum #KolonelEppy #Dansektor22

Laman: 1 2

Komitmen Jabar Jadi Provinsi Digital Terdepan

Ridwan Kamil: Skema Penutupan Lima Gerbang Tol ke Bandung Ditangani Polda Jabar

KABUPATEN SUKABUMI — Menanggapi penutupan lima Gerbang Tol di Kota Bandung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan skema terbaiknya kepada institusi Kepolisian Daerah Jabar.

“Itu saya serahkan skema sepenuhnya pada kepolisian yang mengatur karena jalur naiknya Omicron di Jabar itu Kota Bandung, ibu kota Jawa Barat. Jalurnya dari Cipularang,” kata Ridwan Kamil saat ditemui di Pantai Karanghawu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/2/2022).

Kelima gerbang tol yang rencananya akan ditutup pada akhir pekan itu adalah Gerbang Tol Pasteur, Kopo, Pasir Koja, Mohammad Toha, dan Buah Batu.

Gubernur menilai, banyak wisatawan memilih berwisata ke Bandung karena tak perlu menggunakan pesawat terbang. Oleh karenanya pengelola hotel di Bandung harus melakukan pengetesan yang ketat secara random kepada karyawannya demi memastikan wisatawan yang datang dalam kondisi sehat.

“Kalau piknik pasti banyak yang memilih ke Bandung terkait repotnya (ketentuan) naik pesawat. Karena itu saya perintahkan pengetesan random supaya dilakukan, khususnya pada karyawan hotel, sebab potensi (kasus) dimungkinkan datang awalnya dari tempat penginapan. Kalau di hotel tak banyak kasus berarti hotel tersebut sudah menjalankan  prosedur dengan baik,” ungkap Gubernur yang kerap disapa kang Emil.

Laman: 1 2

PTDI-Dassault Aviation Kerja Sama Program Offset dan ToT Pesawat Tempur Rafale depan Menteri Pertahanan RI dan Menteri Angkatan Bersenjata Republik Perancis

Jakarta (10/02), PT Dirgantara Indonesia (Persero)/PTDI dan Dassault Aviation tanda tangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerja sama dalam program offset dan ToT pesawat tempur Rafale. Dokumen MoU ditandatangani oleh Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan dan Chairman & CEO Dassault Aviation, Eric Trappier, disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto dan Menteri Angkatan Bersenjata Republik Perancis, H.E Florence Parly di Gedung Kementerian Pertahanan RI, Jakarta.

Sebagaimana keterangan resmi dari Kementerian Pertahanan RI, dalam pertemuan bilateral ini kedua delegasi membahas peningkatan kerjasama pertahanan antara kedua Negara, yang diharapkan dapat memperkuat hubungan pertahanan bilateral antara Indonesia dan Perancis di masa mendatang.

“Kami membahas secara mendalam beberapa hal, sebagaimana diketahui Indonesia dan Perancis telah menjalin kerjasama pertahanan cukup lama sejak 1950. Dan saat ini, status hubungan bilateral kita di bidang pertahanan berada dalam status tertinggi, yaitu kita telah menandatangani Persetujuan Kerja Sama Pertahanan/Defence Cooperation Agreement (DCA) pada 28 Juni 2021. Tentunya ini butuh ratifikasi dari parlemen kita untuk bisa dilaksanakan dengan baik,” ujar Menhan Prabowo.

Kementerian Pertahanan RI menyambut baik rencana pengembangan mekanisme kerja sama 2+2 antara Kementerian Luar Negeri RI dan Kementerian Pertahanan RI kedua negara guna peningkatan kerja sama bilateral.

Laman: 1 2

Komitmen Jabar Jadi Provinsi Digital Terdepan

Luncurkan 6 Command Center, Komitmen Jabar Jadi Provinsi Digital Terdepan

KABUPATEN SUKABUMI — Pemda Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus berkomitmen dalam pembinaan teknologi digital di 27 kabupaten/kota. Hal itu bertujuan untuk mewujudkan Jabar sebagai provinsi digital terbaik dan terdepan.

Guna menyempurnakan proses tersebut, Gubernur Jabar Ridwan Kamil meresmikan 6 Command Center yang berada di Kab. Sukabumi, Kota Cimahi, Kab. Bandung, Kota Tasikmalaya, Kab Kuningan dan Kab. Tasikmalaya bertempat di Command Center, Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/2/2022).

Menurut kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil, revolusi digital terus dijalankan di tanah Jabar. Salah satunya dengan melahirkan Command Center di 27 kabupaten/kota.

“Jawa Barat selalu terdepan dalam pembinaan teknologi, semata-mata karena revolusi digital tidak bisa dihindari jadi kami Pemda Provinsi Jabar ingin menjadi provinsi digital terbaik terdepan,” katanya.

Komitmen Jabar Jadi Provinsi Digital Terdepan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meresmikan serentak 6 command center dari Command Center Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/2/2022).

“Salah satunya adalah menyempurnakan proses manajemen digital di Jawa Barat dengan membangun command center ruangan penuh aplikasi tempat pemimpin memgambil keputusan,” imbuh kang Emil.

Laman: 1 2

Disaksikan Menteri Pertahanan RI & Menteri Angkatan Bersenjata Republik Perancis, Pindad Tandatangani MoU Terkait Munisi Dengan Nexter Group

Jakarta – Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose beserta Nexter Sales Director Asia Pacific, Amaury de Poncins mewakili CEO Nexter Munitions & CEO Mecar menandatangani Nota Kesepahaman di bidang pertahanan, khususnya terkait Munisi Kaliber Sedang (MKS) dan Munisi Kaliber Besar (MKB) pada Kamis, 10 Februari 2022 di Kemhan RI. Penandatangan MoU antara PT Pindad, Nexter Munitions, dan Mecar (Nexter Group) disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto dan Menteri Angkatan Bersenjata Republik Perancis, H.E Florence Parly.

Dalam pertemuan bilateral antara kedua belah pihak di Kemhan RI, kedua delegasi membahas peningkatan kerja sama pertahanan antara kedua negara, yang diharapkan dapat memperkuat hubungan pertahanan bilateral antara Indonesia dan Prancis di masa mendatang. Pertemuan ini merupakan lanjutan dari Penandatanganan Persetujuan Kerja Sama Pertahanan / Defence Cooperation Agreement (DCA) di Paris, antara Menhan RI dengan Menteri Angkatan Bersenjata Perancis pada 28 Juni 2021, di mana perluasan cakupan kerja sama pertahanan disepakati.

 

 

Adapun lingkup kerjasama produk MKS dan MKB yang akan dilaksanakan meliputi munisi kal. 120 mm Main Battle Tank (MBT) , munisi kal. 105 mm medium tank Harimau, munisi kal. 20 mm Vector GI-2, munisi kal. 30 mm Rafale Gun dan munisi kal. 30 mm 6 & 7 barrel.

Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto dalam konfrensi pers mengatakan, hubungan bilateral di bidang pertahanan yang sudah terjadi antara Indonesia dan Prancis sejak lama sudah berada dalam status tertinggi sehingga butuh ratifikasi dari parlemen Indonesia untuk bisa di implementasikan dengan baik.

“Sebagai bentuk tindak lanjut telah berlangsung pendekatan kunjungan antara pejabat negara. Kerjasama ini perlu kita tingkatkan dengan adanya pelatihan – pelatihan bersama dan kami juga menyambut baik rencana pengembangan mekanisme 2+2 antara kementerian pertahanan dan kementerian luar negeri kedua negara guna mempererat kerjasama bilateral.“ ujar Prabowo.

Sementara Menteri Angkatan Bersenjata Republik Perancis, H.E Florence Parly mengatakan, komitmen Indonesia dan Perancis pada stabilitas kawasan dan perdamaian internasional merupakan fondasi untuk memperkuat kerjasama kedua belah pihak. Florence Parly kemudian menyampaikan, kunjungannya ke Indonesia kali ini merupakan kesempatan untuk berbicara dengan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto mengenai berbagai program alutsista yang ingin dikembangkan Indonesia dengan dukungan Perancis.

Laman: 1 2

5 Perbedaan Utang Produktif dan Utang Konsumtif, Pahami!

Tak bisa dipungkiri, utang menjadi salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan ataupun impian seseorang. Memang tidak ada yang salah dengan berhutang, hanya saja perlu pertimbangan matang agar tidak terjebak ke dalam utang yang tidak sehat.

Tahukah kamu jika utang ternyata memiliki dua jenis yaitu utang produktif dan utang konsumtif. Keduanya memang sama-sama utang, namun memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Nah, berikut ulasannya.

1. Tujuan berhutang

5 Perbedaan Utang Produktif dan Utang Konsumtif, Pahami! Ilustrasi belanja (Pexels.com/Andrea Piacquadio)

Dilansir Investopedia, utang dikatakan produktif jika diambil untuk membantu kita menghasilkan pendapatan dan membangun kekayaan bersih. Dengan kata lain, meminjam uang untuk menghasilkan uang. Dengan begitu utang tersebut dianggap produktif.

Sedangkan utang yang konsumtif ini hanya semata-mata untuk tujuan gengsi atau gaya hidup belaka. Umumnya dianggap utang macet karena digunakan untuk membeli aset yang terdepresiasi. Dengan kata lain nilainya tidak naik serta tidak menghasilkan pendapatan apa-apa.

2. Output yang dihasilkan

5 Perbedaan Utang Produktif dan Utang Konsumtif, Pahami! ilustrasi memegang uang (pexels.com/Alexander Mils)

Perbedaan selanjutnya bisa kita lihat dari output yang dihasilkan. Utang produktif akan menghasilkan uang serta keuntungan. Hal ini karena utang produktif cenderung digunakan untuk membeli aset yang nilainya terus bertumbuh atau membiayai aktivitas yang menghasilkan keuntungan .

Sebaliknya, utang konsumtif ini tidak menghasilkan output lebih selayaknya utang produktif, karena digunakan untuk membeli sesuatu yang nilainya semakin berkurang seiring bertambahnya waktu.

3. Contoh utang produktif vs konsumtif

5 Perbedaan Utang Produktif dan Utang Konsumtif, Pahami! ilustrasi pasangan memandang rumahnya (pexels.com/Kindel Media)

Contoh dari utang produktif adalah kredit untuk usaha atau modal kerja, kredit perumahan rakyat (KPR), dan cicilan pendidikan. Menggunakan utang untuk usaha atau modal kerja berpotensi menghasilkan profit. Begitu juga dengan KPR, karena nilai properti ini cenderung meningkat tiap tahunnya. Pendidikan yang lebih tinggi juga berpotensi menaikkan penghasilan kalian juga, lho.

Sedangkan contoh dari utang konsumtif adalah membeli kendaraan, gadget, pakaian, sepatu, dan barang-barang lain yang cenderung terus terdepresiasi. Nah, beda cerita jika barang ini kamu gunakan untuk mendapatkan penghasilan. Maka tergolong utang produktif ya.

Laman: 1 2