Bandung (21/4) – Presiden RI, Bapak Joko Widodo didampingi Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan Menteri BUMN, Erick Thohir menyaksikan penandatanganan kontrak kerjasama Munisi Kaliber Kecil (MKK) antara PT Pindad dengan Baranahan Kemhan RI serta penandatanganan kerjasama antara PT Pindad dengan global strategic partnership, FNSS Turki terkait produksi bersama produk Armoured Amphibious Assault Vehicle pada Rabu, 20 April 2022 di Hanggar fasilitas kapal selam PT Pal, Surabaya. Acara dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan Kasal Laksamana TNI Yudo Margono.

Baca juga:  Pemilih Milenial Dapat Pendidikan Soal Pemilu Oleh KPU RI dan IPDN-Kemendagri

Kontrak kerjasama ditandatangani oleh Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose dengan Kapus Alpalhankam Baranahan Kemhan, Marsekal Pertama TNI Yusran Lubis. Adapun penandatanganan MoU produksi bersama produk Armoured Amphibious Assault Vehicle ditandatangani oleh Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose dengan Country Manager, Tolga Sipahi General mewakili Manager & CEO FNSS Turki.

Penandatanganan kontrak dan kerjasama ini merupakan bagian dari acara peluncuran holding dan program strategis BUMN Industri Pertahanan Defend id yang diresmikan oleh Presiden RI.

Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose mengapresiasi dukungan serta kepercayaan Kemhan RI untuk penggunaan munisi buatan dalam negeri. Abraham juga mengatakan produksi bersama produk Armoured Amphibious Assault Vehicle ini akan memperkuat jajaran kendaraan tempur produksi Pindad dan mendukung TNI AL dalam operasi menggunakan kendaraan amfibi.

Baca juga:  Satgas PMK Gencarkan Vaksinasi

Pemenuhan MKK ini akan mendukung stabilisasi pertahanan dan keamanan, pemenuhan Renstra TNI dan deterrence effect. Adapun MKK yang terkontrak meliputi Mukal 5,56 mm link MU4-TJ, Mukal 5,56 mm link, Mukal 7,63 mm Link, Mukal 12,7 mm Link HBFL, Mukal 12,7 mm MU3-M, MU3-SAM, dan MU3-BLAM.

Sementara Produksi bersama produk Armoured Amphibious Assault Vehicle bertujuan untuk memenuhi kebutuhan TNI AL di bidang pendarat Amfibi dan Tank recovery Amfibi.

PT Pindad Perkenalkan SS Amphibious & SS Blackout Beserta Munisinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *