Satu unit pengerjaan RTLH ini ditargetkan dapat selesai dalam waktu 8 hingga 10 hari tanpa mengabaikan kualitas.

Dengan adanya baksos bedah RTLH menunjukan bahwasannya TNI tidak hanya kuat dalam Medan tempur namun TNI juga dapat membantu orang lain yang membutuhkan.

“Ini sekaligus sebagai definisi bahwasaanya TNI tidak hanya kuat di medan tempur dalam melawan musuh tetapi bagaimana kita membungkuk dan menunduk mambantu orang lain untuk mengulurkan tangan”,pungkas Dedy.

Baca juga:  Neslacare Glow & Health gelar Glunes Cup 1 Tahun 2022

Sementara itu, pemilik rumah, Ibu Ocih yang sudah renta ini mengungkapkan bahwa sangat senang dan terharu serta mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kostrad,khususnya kepada Batalyon Infanteri Linud 330/Tri Dharma.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Kostrad yang telah membiayai dan memperbaiki rumah saya”,ujar Ocih.

Baca juga:  Rendahnya tuntutan yuridis Richard Eliezer tidak bisa menjadi justice collaborator (JC)

Ocih menambahkan, ia menempati rumah ini sejak masih ada suaminya yang merupakan pensiunan TNI, Saat itu, kondisi rumah memang sudah tidak kokoh dan plafonnya juga sudah rapuh dan tidak layak untuk dihuni.

“Saya sangat bersyukur, sekarang rumah saya sudah bagus dan layak untuk ditempati”,pungkas Ocih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *