“Nanti KPU menyediakan teknologi informasi yang servernya memadai lalu kemudian petugas pelaksanan teknis di bawah menginput data dan meng-upload data yang memang sudah terdesain dengan rapi dan siap,” tutur dia.

Di lokasi yang sama, Anggota Terpilih Bawaslu RI Lolly Suhenty mengaku sedang melakukan persiapan dengan mempelajari catatan kritis gelaran Pemilu pada tahun 2019 lalu. Bawaslu juga sedang mempelajari metode yang tepat untuk memudahkan masyarakat melapor ketika mendapati adanya pelanggaran.

Baca juga:  Mengenal Sosok Bernie dan Tatang RW Kepala BP Rebana dan BP Cekban Dilantik

Disinggung mengenai wacana penundaan Pemilu, Lolly menegaskan, pihaknya bakal fokus menyelenggarakan Pemilu dan tak akan terpengaruh dengan isu mengenai penundaan Pemilu. Menurut dia, penundaan Pemilu hanya wacana yang ramai dibahas partai politik.

Baca juga:  KSAD Dudung Sampaikan Belasungkawa kepada Ridwan Kamil di Gedung Pakuan

“Salah satu yang dikeluhkan orang ketika menemukan pelanggaran adalah ribetnya ketika mereka harus melaporkan, maka ini yang menjadi konsentrasi serius kami, jadi bagaimana mekanisme penanganan pelanggaran itu seharusnya lebih memberikan kemudahan,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *